Cara Budidaya Ikan Bawal di Kolam Terpal, Kamu Sudah Tahu?


Pemilihan cara budidaya ikan bawal dengan memakai kolam terpal memungkinkan untuk persiapan-persiapan bisa dikerjakan secara cepat dan praktis. Bahan dasar terpal sendiri di pilih sebab terpal termasuk salah satu bahan yang tak tembus air serta harganya tentu lebih murah daripada semen guna membuat sebuah kolam. Budidaya bawal di kolam terpal sendiri, untuk kolamnya perlu untuk dipersiapkan juga, maksudnya kolam yang baru rampung Anda buat tak dapat langsung dimanfaatkan melainkan Anda perlu mengkondisikan lebih dulu kolam tersebut.

Sesudah kolam guna budidaya ikan bawal rampung dibuat gantilah air lebih dahulu guna menghilangkan kotoran-kotoran ataupun virus yang melekat pada terpal plastik tersebut, kemudian isi lagi dengan air sesuai tingkat kebutuhan guna budidaya ikan bawal minimal untuk ketinggian air sekitar 50 cm. Selanjutnya kolam budidaya bawal segera ditutup serta di diamkan sekitar 2-3 hari hal tersebut bertujuan guna menjaga kesterilan kolam, kolam untuk budidaya ikan bawal pun juga bisa dikerjakan secara tradisional seperti contohnya memberi tumpukan daun pepaya.

Dapat pula dengan daun ketepeng yang didiamkan selama 5-7 hari. Hal tersebut bermanfaat guna antiseptik dari daun pepaya itu tadi. Tentunya kolam terpal budidaya bawal berbeda dengan keadaan kolam permanen ataupun dengan kolam tanah, serta tentunya membutuhkan teknik tersendiri dalam hal perawatan dan pemeliharaan ikan bawal tersebut.

Tahap Pembibitan
Anda bisa memperoleh bibit dari pasar, dari pembudidaya bibit ataupun juga dapat memperolehnya dari toko online di internet. Langkah awal dari pembenihan perlu Anda perhatikan dengan baik supaya dapat menghasilkan panen ikan bawal yang memuaskan dan menguntungkan, minimal bibit bawal diberikan waktu guna adaptasi selama 1 jam.

Selanjutnya bibit ikan bawal baru dapat dipindahkan ke kolam terpal yang sudah disipkan. Perlu Anda perhatikan bahwa penebaran bibit ikan bawal tersebut dihitung sekitar 100-150 ekor permeter persegi dengan tingkat kedalaman 30-40 cm. Perhatikan juga jumlah bibit yang disebar ke dalam kolam terpal. Kolam terpal memanglah sangat cocok guna pembudidayaan di lahan yang kurang cukup luas serta terbatas, namun banyak atau sedikitnya ikan yang menempati kolam itu, juga harus diperhitungkan untuk lebih tepatnya.

BACA JUGA
Tahap Pemeliharaan
Kolam terpal tak sama halnya dengan kolam tanah maupun kolam permanen maka dari itu, akan memerlukan teknik tersendiri dalam cara membudidayakan ikan bawal. pertama-tama pemilihan bibit dari ikan bawal. Pilih bibit ikan bawal yang ukurannya sekitar 5-8 cm ataupun 8-12 cm guna dibesarkan di kolam terpal. Walaupun dalam pemeliharaan ikan bawal tak begitu ribet serta rumit dalam perawatannya.

Namun alangkah baiknya bibit bawal ini tak lansung disebar ke kolam pembudidayaan. Bibit ikan bawal ini lebih baik di karantina pada bak khusus dengan cara perlakuan tetrasikilin 25 ppm. Lebih baik juga untuk jangan langsung memasukkan bibit dari ikan bawal tersebut ke dalam kolam, ketika bibit ikan masih terbungkus plastik. Masukkan semua plastik kedalam kolam dahulu, hal tersebut bertujuan guna menyamakan suhu di terpal plastik dengan tingkat suhu yang ada di dalam kolam.

Ketika telah terdapat sebuah gelembung didalam plastik, hal itu menunjukkan jika suhu dalam air serta suhu kolam sudah sejajar. Kemudian masukkan air kolam sedikit demi sedikit dan perlahan ke dalam plastik, kemudian diamkan sejenak sekitar 1 jam, agar ikan bisa beradaptasi dengan air kolam yang sudah di campur tadi. Sesudah itu baru bibit bawal dapat di lepas ke dalam kolam budidaya.

Tak hanya itu, perlu diperhatikan jikalau Anda menggunakan kolam terpal bisa menghambat sirkulasi air bersih serta oksigen didalam air. Minimal pembudidayaan ikan bawal di kolam terpal perlu disiapkan filter yang berguna khusus untuk mengalirkan air bersih ke kolam. Hal tersebut perlu selalu diperhatikan sebab jika tidak ikan bawal dapat mati sebab kekurangan oksigen.

Ikan bawal juga tergolong ke dalam kelompok ikan yang bergigi tajam yang artinya termasuk salah satu ikan predator, disinyalir ikan bawal menyerang ikan jenis lainnya. Oleh sebab itu perlu diwaspadai kemungkinan ikan bawal saling serang sesama jenisnya. Walaupun demikian gigi ikan bawal tak bisa merobek kolam terpal, serta jarang pula ikan bawal menyerang sesamanya kecuali disebabkan oleh kurang nyamannya tempat kolam, terutama tempat yang terlalu sempit.

Tahap Pemanenan
Pemanenan ikan bawal sendiri dapat dikerjakan saat ikan bawal telah berusia 4-5 bulan ataupun jika berat tubuh dari ikan bawal telah mencapai angka antara 300-500 gram. Cara pemanenan ikan pada umumnya menguras air, lalu menyisakan sedikit-sedikit air dalam kolam, guna penangkapannya dapat memakai jaring yang diameternya besar, pemanenan ikan bawal hampir sama halnya dengan ikan-ikan lainnya yang juga dapat dikerjakan secara selektif ataupun secara total/keseluruhan.

Jumlah pemanenan ini umumnya bergantung dengan tujuan panen tersebut, apakah guna skala konsumsi ataupun guna sekala produksi, guna penjualannya Anda bisa bekerjasama dengan pihak restoran, pabrik, pasar maupun dapat pula di pasarkan secara online melalui internet. Terima kasih, semoga bermanfaat!

Jika Anda membutuhkan terpal plastik untuk kolam ikan, silahkan hubungi kami di 0877-0282-1277 | 08123-258-4950 | 0852-3393-5564 (SMS/Tlp?WA). Info harga terpal plastik silahkan klik di SINI.

Untuk pemesanan, hubungi kami melalui kontak yang tersedia berikut:

Chat WhatsApp Kirim SMS Telpon

Komentar (0)

Posting Komentar