Serunya Menanam Bayam Organik, Lebih Mudah dan Hemat


Bayam adalah sayuran yang bergizi, mengadung zat besi yang bisa mencegah anemia. Sangat disukai anak-anak ataupun orang dewasa. Bagi Anda yang memiliki pekarangan menganggur di sekitar rumah, bisa dimanfaatkan untuk menanam bayam. Bisa untuk dikonsumsi sendiri sekaligus mendukung go green menimbulkan kesan segar dan hijau di sekitar rumah karena tanaman pada dasarnya menambah kesegaran udara di sekitarnya.

Cara bertanam bayam sangat mudah, untuk ditanam di pekarangan kita bisa memanfatkan media pot ataupun baskom. Media yang digunakan adalah tanah, bukan media air atau hydroponic. Siapa saja bisa melakukannya asalkan memahami caranya. Bayam bukan tanaman musiman dalam artian bisa tumbuh sepanjang tahun asalkan cukup air dan sinar. Jenis bayam ada 3 macam, yaitu bayam cabut, bayam petik dan bayam yang biasa dicabut dan juga sekaligus dapat dipetik.

Baca juga Cara Budidaya ' Emas Hijau' (Vanili) Yang Menguntungkan

Bagaimanakah cara bertanam bayam? Berikut hal-hal yang harus dipersiapkan :
1. Persiapan Bibit Bayam
Bayam dikembangbiakkan melalui biji. Untuk mendapatkan biji yang berkualitas, maka pilihlah biji yang sudah cukup tua (biji tua bisa anda dapatkan dari bayam yang telah berusia diatas 3 bulan). Jika anda belum ingin menanamnya, anda bisa menyimpannya terlebih dahulu untuk jangka waktu maksimal 1 tahun ke depan. Jika ingin praktis dan yakin bijinya berkualitas anda bisa langsung membeli biji bayam organik di toko pertanian.

2. Persiapan Media Tanam
Persiapkan tanah yang akan digunakan sebagai media tanam idealnya terdiri dari 3 komponen yaitu campuran antara tanah, pasir dan pupuk, untuk pupuk anda bisa menggunakan pupuk organik. Setelah ketiga komponen diatas dicampur, diamkan terlebih dahulu kurang lebih selama 4 hari dalam kondisi yang lembab. Hal ini bertujuan agar kandungan unsur hara yang ada pada tanaman semakin besar.

Paranet Berkualitas Merk SURYA
Setelah itu tanah siap dimasukkan ke dalam pot lalu bubuhi kembali dengan pupuk organik dan biarkan selama 2 atau 3 hari. Tiga hari kemudian taburkan benih di atas pot lalu di atas benih taburkan tanah secukupnya agar benih tertutup tanah. Kemudian siram pot yang sudah ditaburi biji bayam tadi, sirami setiap hari. Setelah biji mulai tumbuh kecil kita harus hati-hati saat menyiram karena rentan rusak. Apalagi jika terkena hujan besar berpotensi gagal panen nantinya.

Untuk melindungi tanaman dari hujan besar dan juga menjaga agar tetap mendapatkan sinar matahari cukup kita bisa menggunakan paranet. Paranet adalah jaring yang pada awalnya digunakan sebagai peneduh untuk mengurangi intensitas cahaya matahari yang masuk ke dalam lahan pertanian. Namun dalam penggunaannya saat ini telah meluas juga untuk menahan air hujan dan angin yang dapat merusak tanaman budidaya kita.

Tingkat kerapatan jaring paranet dinyatakan dalam satuan presentase. Semakin tinggi presentasenya maka semakin rapat jaring tersebut. Sebagai contoh paranet 75% dibandingkan paranet 85%, kemampuan menahan sinar dan hujan lebih tinggi paranet ukuran 85%.

Jangan lewatkan Paranet Harga Murah

Dengan kerapatannya, paranet dapat memecah butiran hujan agar tidak langsung mengenai bibit bayam atau tanaman bayam yang masih kecil. Jika hujan langsung mengenai tanaman atau tanah, tanah akan terkikis dan dapat merusak tanaman. Selain itu dengan paranet tanaman bayam tidak terpapar sinar matahari terlalu banyak, karena jenis tanaman bayam tidak membutuhkan sinar matahari yang terlalu banyak dan bisa layu jika kekurangan air. Untuk membeli paranet dengan berbagai merk dan kualitas, anda bisa menghubungi toko kami.

3. Pemupukan
Gunakan pupuk organik atau pupuk organik cair. Pemupukan dilakukan sekitar 2 minggu sejak benih ditaburkan.

4. Masa Panen
Bayam dipanen setelah tinggi tanaman kira-kira 20 cm, biasanya tinggi sedemikian tercapai pada umur 1 sampai 1,5 bulan setelah ditanam bijinya. Cabut akar bayam dengan hati-hati lalu cuci dan bersihkan tanah yang menempel di bawah air yang mengalir. Bayam siap dikonsumsi dan diolah menjadi hidangan yang lezat. Mudah bukan?

Posting Komentar

0 Komentar